Postingan

Jelajah Pesisir Garut Selatan

Gambar
Habis sidang tesis magister saya tanggal 11 Februari saya memutuskan untuk berlibur sementara, dengan niat untuk mengusir penat dan stres gara-gara saya ngebut menyelesaikan thesis saya tersebut dengan jeda antara seminar hasil dan sidang thesis berkisar 1 minggu saja. Akhirnya saya memutuskan saya akan berlibur ke pantai.Tadinya saya akan berlibur ke pantai akhir februari tetapi ternyata teman saya yang rumahnya di Garut Selata / Pamengpeuk (Wilda) tidak bisa menemani liburan saya karena dia punya jadwal jaga puskesmas berhubung Wilda adalah seorang bidan. Akhirnya Wilda menyuruh saya pergi ke pamengpeuk awal Maret yaitu tanggal 7, karena menjelang week end dan dia tidak ada jadwal jaga puskesmas.  Sebelum tanggal 7 Maret itu datang, saya mencoba menghubungi teman-teman SMA saya, barangkali ada yang mau ikut, tapi saya berharap 1 sampai 2 orang saja, karena entah mengapa gaya traveling saya sekarang jadi beda, ingin sedikit orang tapi efisien dan terlaksana. Saya mencoba men...

Papandayan (lagi)

Gambar
Tak ada bosannya saya mengunjungi Gunung yang satu ini, mengapa demikian karena gunung Papadayan ini terlalu eksotis. Waktu itu saya mendaki papandayan dengan teman teman SMA, adik saya dan saudara-saudara saya, kami ke Papandayan tepat tanggal 17 Agustus 2014.  Gunung Papandayan ini merupakan tempat mendaki gunung yang cocok untuk para pemula, piknik keluarga, dan juga bagi anda yang ingin lepas dari kepenatan. Pasalnya Papandayan menyuguhkan berbagai hal yang maha indah, tetapi untuk menjangkaunya tidak perlu bersusah payah seperti pendaki gunung profesional. Akses menuju Papandayan sangatlah baik. Pemerintah kota Garut akhir akhir ini memperbaiki jalan menuju akses pendakian paling terakhir dengan sangat memungkinkan untuk membawa mobil sedan mini sekalipun.  Tidak hanya di tempat parkir terakhir ketika kita memulai star pendakian sudah ada fasilitas mushala, tempat wudhu, toilet, kantin dan penjaga / pihak pengelola kawasan gunung papandayan. Sebelum start men...

Jurnal Penelitian ~ 3

Gambar
Maaf baru update sekarang untuk jurnal penelitian yang saya lakukan hehe. . Oke jadi saya di sini akan membahas 2 perusahaan yang komoditas utama nya adalah paprika. Jujur saja hanya ada 2 perusahaan yang membudidayakan paprika yang di Garut. Dan 2 perusahaan tersebut membudidayakan paparikanya dengan sistem hidroponik. Perusahaan tersebut adalah Cantigi dan Hade Farm yang ada di Cikajang Garut. Meskipun masih terbilang sebagai perusahaan kecil dan menengah tetapi untuk keduanya pembudidayaan paprika di kedua perusahaan tersebut sudah terbilang modern.  Tahukah anda paprika yang kalian makan di Pizza Hut, paprika yang kalian temui di carefour atau bahkan paprika yang anda makan di Yoshinoya, Pizza Masano. Nah paprika yang menghiasi makanan dan di pajang di swalayan tersebut itu salah satu pemasoknya adalah Hade Farm. Sedangkan Cantigi memasok Paprikanya ke beberapa catering yang ada di Yogyakarta.  Ada dua hal yang mereka lalui untuk masuk ke pasar modern tersebut, y...

Uji Cita Rasa Kopi

Gambar
2 Tahun yang lalu, saya ditugaskan menemani sepupu saya untuk mengikuti sebuah pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Garut. Pelatihan tersebut adalah pelatihan Uji Cita Rasa Kopi di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember. Hal tersebut di adakan karena beberapa hal yaitu ; Menanggapi hasil hibah benih kopi Dinas Perkebunan  kepada petani-petani yang ada di daerah pegunungan Garut supaya mengetahui proses hilir dari pasca panen kopi itu sendiri. Petani kopi Garut diharapkan bisa memproses pasca panen kopi sehingga nilai tambahnya dirasakan oleh petani sendiri. Petani dan industri kopi lokal Garut menjadi tahu citarasa dan pengolahan kopi yang paling baik itu seperti apa dan bagaimana Dampaknya yang berimbas untuk adanya produk kopi Garut yang mempunyai ciri citarasa  khas dari alam dan pengolahan petani kopi lokal Garut.  Saya waktu itu datang dengan sepupu saya ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Garut untuk breafing keberangkatan me...

My travelmate - 2

Gambar
Oke guys kita ngobrol lagi masalah travel mate.  Umur saya sudah 25 tahun ternyata makna arti dari travel bergeser. Travel mate memang merupakan sahabat yang cocok dan pastinya sangat satu selera dengan diri kita dalam hal bepergian, bertamsaya, berpetualang. Tetapi ketika umur beranjak apakah travel mate kita akan terus traveling bersama kita ?. The real travel mate pastinya akan terus traveling dimana pun dan kapanpun kita pergi. Telah sampailah saya pada pertanyaan itu, who is my real travel mate ?. Dia yang bisa saya ajak kemana saja.  Saya tak pernah menyangka bahwa ternyata mungkin dan saya berharap Rian lah travel mate saya. Setelah berpikir panjang Rian bisa saya ajak kapan saja, dimana saja. Kita pernah ke Jogja, Solo, Jakarta, Bogor, Depok, Garut, Purwokerto, Purbalingga, Bandung. Dan kita melewati semua kota di malam dan di siang hari. Saat ini travelmate saya adalah dia. Dan kami menanti perjalanan selanjutnya dimana takdir membawa kita yang tak pernah kita ke...

ketidakwarasan padaku

ketidakwarasan padaku membuat bayangmu selalu ada menentramkan malamku mendamaikan tidurku ketidakwarsan padaku membuat hidupku lebih tenang aku takkan sadari bahwa kau tak lagi di sini aku mulai nyaman berbicara pada diniding kamar aku tak kan tenang saat sehat ku datang ketidak warasan padaku selimut tebal hati rapuhku berkah atau kutukan namamu yang ku sebut aku mulai nyaman berbicara pada dinding kamar aku tak kan tenang saat sehat ku datang luka hati akan mati jika jiwa terus menari dan bermimpi -sheila on 7

very long, long week end in Mt. Gede

Gambar
 -Don't underestimate 2.958 above sea level, that Mt. Gede Mengutip status FB nya mas Ranggi tempo hari sebelum dia naik Gunung Gede, ternyata benar setelah mendaki gunung Gede saya merasakan don't underestimate that mountain. Ok guys, jadi begini ceritanya, saya dan fahria berencana untuk mendaki Gn. Gede dan kita sangat ingin ngedaki gunung satu kali aja buat ngerasain sesusah apa sih, terus pengen tau aja gimana the real hike mountain, pasalnya kita masih amatir dengan real hike mountain, kita pernah, pernah banget ngedaki tapi gunung ecek-ecek, kaya bromo dll, yang trackingnya masih bisa di daki meskipun pake sepatu pantofel sekalipun. Akhirnya kita nekat berdua tanpa teman yang kenal lainnya untuk ngedaki Gn. Gede yang masih misterius bagi saya sama fahria, dengan cara ngikutin pendakian masal gitu, fahria daftarian saya ke suatu komunitas pecinta alam jakarta dan kita harus bayar untuk biaya ini itu segala macem, kita oke-oke aja soalnya untuk mendaki gunung Gede...

Jurnal Penelitian - 2

Saya selayaknya memberi judul untuk tulisan ini adalah Setitik Gambaran Pertanian Indonesia. Tapi karena saya sedang melakukan penelitian pada perusahaan maka saya juduli saja dengan jurnal peneltian yang ke 2. Ada hal yang sangat ironi untuk tempat peneltian yang saya kunjungi sekarang, tempatnya yang jauh dari kota, tepatnya di Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut. Ada 2 perusahaan yang berada disana, perusahaan sayuran. Setelah saya mewawancara 1 perusahaan, ternyata perusahaan ini harus mengeluarkan biaya produksi sekitar 300 juta per bulan, artinya omset nya sudah pasti lebih dari 1 miliar per tahun, bahkan lebih dari 2,5 milyar pertahun, perusahaan ini menggarap 30 hektar tanah dan memperkerjakan 200 orang buruh tani,  jika digolongkan dalam tingkatan level usaha maka perusahaan tersebut adalah perusahaan yang berskala besar dari segi tenaga kerja, berskala menengah dari segi omset, dan entah berskala apa dari segi pendapatan karena belum saya hitung tuntas. Usut punya us...

Jurnal penelitian - day 1

Gambar
Hari ini tanggal 5 November 2014, saya mengunjungi sebuah desa namanya Desa Barudua yang terletak kabupaten Garut, yang hampir semua bahkan semua penduduknya merupakan petani stroberi.  Saya mewawancarai 3 pengusaha stroberi yang ada di sana.  Saya takjub sungguh takjub, bagaimana tidak, stoberi di Desa tersebut tak ubahnya seperti sudah dianggap ladang emas bagi penduduk setempat. dari 2500 warga yang tinggal disana, 700 orang mengusahakan, menanam stroberi. dan angka 700 orang tersebut kepala keluarga dan bisa dibayangkan berarti 1 rumah di desa tersebut hampir pasti menanam dan mengusahakan stroberi. Menurut Kepala Desa setidaknya penduduk desa setiap harinya rata-rata pasti mengantongi Rp50.000 dari hasil panen dan memasarkan stoberinya. Di Desa ini hampir sulit menemukan orang yang pengangguran, semua orang bekerja untuk memelihara stoberi yang mereka tanam dan panen sendiri.  Ternyata dengan adanya aktivitas ekonomi stroberi ini sangat mempengaruhi sistem...