Postingan

Menampilkan postingan dengan label ber - theory

Travel Mate

Gambar
Sekian banyak teman yang kita punya, kadang pasti aja ada yang cocok buat di ajak curhat, buat di ajak   makan, buat di ajak belajar bareng dan juga di ajak backpack, tiap teman pasti beda sifat, karakteristik, cara berfikir dan cara pandang terhadap sesuatu, makanya kadang ada saja teman yang dipilih dalam hidup kita untuk dijadikan teman baik dalam berbagai fragmen-fragmen kehidupan kita, makanya ngga jarang kita punya teman yang berbeda atau nyaman pada porsinya masing-masing. Salah satu fragmen yang sulit buat nyari teman adalah backpacking, entah kenapa entah bagaimana karena backpacking membutuhkan hal yang lebih, yaitu lebih nekat, berani, sigap dan petualang, maka susah banget nyari teman yang sehati sepemikiran seiya sekata sepenanggungan dalam hal ini. Banyak hal dalam backpack yang terkadang gampang tapi susah dan susah tapi gampang. Sebenarnya dalam backpacking teman yang paling nyaman buat di ajak jalan itu ngga bisa kita definisikan bagaimana kriterianya, tapi hal...

Bilangan fu

Gambar
Menurut saya buku itu terlalu focus pada suatu topik yaitu “lingkungan” sehingga mengenyahkan pemikiran yang lain atau kadang mempersilahkan pemikiran yang lain, yang menjadi clue dari buku itu sebenarnya adalah modernism, monoteisme, dan militerisme. Ketiga hal itu adalah seuatu momok bagi orang-orang post modern, yaitu orang-orang yang ngga percaya terhadap kemajuan apapun yang terjadi dan tak menjajikan apa-apa buat kedepannya karena mereka melihat ternyata modernisme hanya akan merusak lingkungan, dengan cara mengeruknya tanpa kendali untuk industrilisaasi, sedangakan monotesime dalam buku itu diterangkan adalah sebuah agama yang menyatakan diri mempunyai tuhan yang esa, yang tunggal seperti Islam, Kristen dan Yahudi dan pada kenyataan sekarang orang-orang yang monoteisme lebih tidak rela membiarkan orang-orang yang mempunyai kepercayaan lain di luar mereka, jadi kata novel tersebut  monoteisme seolah-olah ingin merangsak orang-orang yang mempunyai agama lain yaitu agama ...

travelling vs backpacking

Gambar
Mengintip kata backpacking dan  travelling yang selama ini saya ulak ulik dan mencari tahu intinya, karena saya sangat terobsesi dengan kegiatan yang bernama travelling dan backpacking. . Kemarin saya habis baca buku  the journey, yang isinya tentang perjalanan 12 pengarang buku yang diterbitin di gagasmedia, seperti aditya mulya, raditya dika, ferdiriva hamzah, dll. Dalam buku  ini ada 12 cerita, tentang pengalaman, ulasan dan beberapa pesan moral ketika kita sedang dalam keadaan travelling. Ada beberapa cerita yang cukup menarik dan beberapa kali saya fikir ceritanya seperti membuka fikiran saya tentang persepsi saya mengenai travelling dan backpacking. Saya sekarang mempunyai persepsi antara backpacking dan travelling adalah hal yang beda satu sama lain, dan  satu hal lagi saya sadar akan  travelling dan backpacking bahwa kedua hal tersebut lebih baik dijadikan hobby / pasion namun bukan dijadikan sebuah profesi. Saya sadar bahwa travelling ...

teologi pencinta ransel

Gambar
Teologi Pencinta Ransel ". . jika mimpi tanpa akhir adalah penuntunmu  maka mengejarnya adalah bentuk kepercayaan . . . ” Alam dari Tuhan dengan mudah menantang diri kita untuk dijelajahi, dengan kaki-kaki dan ransel punggung kita yang tak pernah lelah untuk kita bawa ke tempat-tempat berbeda dari sebelumnya.  Kita sudah seringkali bersinggah pada kota-kota tanpa mengetahui tujuan garis takdir ingin apa sebetulnya diri kita. Sebuah ketidakmungkinan berhasil kita wujudkan, menapaki jengkal-jengkal belahan dunia yang terkadang tak masuk dalam logika dan matematika manusia-manuisa. Semuanya dengan mimpi.    Detik ini aku pun sama sepertimu, masih hanya bermimpi menginjakkan kaki di kota-kota eksotis, di negri-negri berperadaban tua, di puncak gunung-gunung yang terjal, di tengah hutan-hutan yang mencekam, di pantai bersama riak air yang menggoda, di pelabuhan dan stasiun-stasiun kota, di terminal-terminal dengan bau kecut para penumpangnya...